PKBI DIY: Berjuang untuk Hak Kesehatan Reproduksi & Seksual
Kamis, 9 Sep 2010
Jajak Pendapat

Menurut anda, situs ini bagaimana?

Biasa
Lumayan
Bagus
Jelek
http://swaranusa.net
Berita
2
2

03 Oct 2009

Kunjungan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo

Kepercayaan merupakan faktor penting agar NGO bisa bertahan hidup. PKBI DIY mengembangkan berbagai strategi sehingga tetap bisa mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, pemerintah maupun lembaga donor. "Kita baru saja diaudit oleh eksternal auditor sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik dalam soal anggaran," kata Mukhotib MD, Direktur Pelaksana Daerah (Dirpelda) PKBI DIY, saat menerima kunjungan kerja Dinas Kesehatan dan KPA Kabupaten Probolionggo di Aula Pertemuan PKBI DIY Badran, kemarin (2/10).

Kekuatan lain yang harus dimiliki NGO adalah jaringan kerja. Menurut Mukhotib MD, tanpa dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, gerakan yang dilakukan NGO tidak akan memiliki efek yang berarti. "Apalagi berharap untuk diperhitungkan oleh pemerintah," katanya.

Strategi inilah yang terus menerus dikembangkan PKBI DIY untuk bisa menjamin keberlangsungan upaya-upaya melakukan pembelaan terhadap hak-hak reproduksi dan seksual masyarakat. Utamanya kelompok-kelompok yang selama initidak diuntungkan oleh seluruh sistem sosial yang dikembangkan. "Selalu ada nilai lebih yang harus ditawarkan," katanya.

Novianto, Konselor VCT Komunitas PKBI DIY mengatakan bentuk nilai lebih yang dikembangkan misalnya, dalam pengeloaan VCT Center. Sebagai pusat berbasis komunitas pengeloaannya berbeda dengan yang dikembangkan di rumah sakit atau VCT-based Hospital. "Kita jemput bola," katanya.

Berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia sehingga tetap selalu tersedia, menurut Supri Tjahyono Pelaksana Daerah PKBI DIY, selama ini dikembangkan pola rekruitmen relawan dua kali dalam satu tahun. Keinginan tenaga muda untuk menjadi relawan PKBI DIY sangat tinggi. "Dalam rekruitmen relawan angkatan kedua tahun ini ada 90 orang pendaftar. Hanya bisa menerima 17 orang yang dinilai mampu," katanya.

Tentang daya tarik untuk bergabung, Masharohoel Poedjanadi, Koordinator Program Pengembangan Media dan Pelatihan PKBI DIY, mengatakan banyak hal yang didapatkan di PKBI tetapi tidak didapatkan di lembaga pendidikan. "Sebagai sarjana sosiologi, saya tidak mendapatkan mata kuliah riset aksi di kampus," katanya.***

[Administrator Web]

2
Arsip Berita
2
News Flash

IDAHO 2009

Jaringan LGBTIQ Yogyakarta akan menggelar Diskusi Publik dengan tema "Dukungan Orang Tua LGBTIQ" pada taJumat, 15 Mei 2009 jam 13.00 di Gedung PWNU DIY, Jl. MT. Haryono 40/42 Yogyakarta. Hadir sebagai pembiara Dra. Ira Paramastri, MSi (Fakultas Psikologi UGM) dan Orang Tua LGBTIQ. Selain diskusi publik, ada pula pameran foto, aksi damai, dan panggung keberagaman yang merupakan rangkaian peringatan International Day Against Homophobia (IDAHO) 2009 "Jangan Ada Kekerasan Dalam Keberagaman

Youth Forum Yogyakarta Adakan Hearing

Untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi remaja, Youth Forum Yogyakarta akan mengadakan dengar pendapat dengan Pengurus Harian Daerah (PHD) PKBI DIY, besok (7/4). Mereka akan diterima oleh Awang Trisnamurti, Sekretaris PHD dan Mukhotib MD, Direktur Pelaksana Daerah, di Gazebo PKBI DIY Taman Siswa, Yogyakarta

Diseminasi Kantor Berita Swara Nusa Biro Bali

Besok, 7 April 2009, dilakukan Desiminasi dan Komitmen Narasumber Ahli Kantor Berita Swara Nusa Biro Bali. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Kantor Biro Swara Nusa Bali, dan diikuti oleh para narasumber ahli dari berbagai disiplin dan sektor. Sebelumnya, telah dilakukan kegiatan yang sama, pada tanggal 3 April 2009, di Biro Nusa Tenggara Barat dan Biro Jawa Tengah. "Responnya cukup baik," kata Farid Husni, Kepala Biro Jawa Tengah

Training Jurnalistik PKBI Cabang Bantul

Pada tanggal 10 Januari 2009, PKBI Cabang Bantul akan mengadakan pelatihan jurnalistik untuk para pengelola Koran Desa sebagai salah satu media komunikasi kesehatan reproduksi dan seskual, dan menumbuhkan solidaritas gerakan sosial. Menurut Yanuar, Direktur Pelaksana Cabang PKBI Cabang Bantul, kegiatan ini selain sebagai bagian dari strategi pengembangan kapasitas relawan, juga memiliki nilai strategis, karena efektif sebagai media pembelajaran bagi warga desa dalam menyampaikan kepentingan-kepentingan mereka. "Pelatihan akan dipandu langsung oleh Mukhotib MD, Direktur Pelaksana Daerah PKBI DIY," kata Yanuar

Workshop Ahli Pengembangan Training Center

Tanggal 10 Juni 2008, akan dilaksanakan Workshop Ahli Pengembangan Training Center PKBI DIY. Akan hadir dalam workshop ini para pakar pelatihan dan akademisi, seperti Roem Topatimasang, Lies Marcoes, Rondang Pasaribu dan Drs. Asri. Dengan hadirnya para pakar ini, diharapkan, akan bisa menghasilkan rumusan konsep pengembangan Training Center PKBI DIY. Menurut Mashooroel, Koordinator Program Pengembangan Media dan Pelatihan (PMP), melalui Training Center, PKBI akan mempengaruhi cara pandang masyarakat mengenai problem kesehatan reproduski dan seksual [hiv dan aids], yang nantinya akan mampu mendorong perubahan strategi pada level pelaksanaan program

http://.

http://.

http://.

PKBI DIY, Jl. Tentara Rakyat Mataram JT I/705 Yogyakarta, 55231
Phone/Fax: +62 274 586767/+62 274 513566
E-mail: office@pkbi-diy.info
Web:
www.pkbi-diy.info